(Beijing, 28/11/14) Setelah melalui proses perundingan 4 tahun, Pemerintah RRT akhirnya membuka pasar mereka terhadap sarang burung walet Indonesia. Persetujuan mereka tersebut dikeluarkan secara resmi oleh General Administration of Quality Supervision, Inspection and Quarantine(AQSIQ)/Badan Karantina RRT melalui suratnya kepada KBRI Beijing dan mulai berlaku sejak tanggal 20 November 2014.

Dengan persetujuan ini, Indonesia dapat mengekspor sarang burung walet ke RRT, dan untuk saat ini ekspor hanya dapat dilakukan oleh tiga perusahaan yang sudah terdaftar dan mendapatkan persetujuan dari Certification and Accreditation Administration of the People’s Republic of China (CNCA) yaitu PT Surya Aviesta, PT Adipurna Mranata Jaya, dan PT ESTA Indonesia.
Pembukaan kembali pasar Tiongkok terhadap sarang burung walet Indonesia ini sangat dinanti-nantikan dan mempunyai arti penting mengingat Indonesia merupakan produsen terbesar sarang walet dan Tiongkok merupakan konsumen terbesar sarang walet dunia. Indonesia dapat mengekspor produk ini tanpa melalui pihak ketiga. Lebih lanjut, realisasi ekspor ini pada gilirannya akan membantu meningkatkan taraf hidup pengusaha dan peternak sarang walet Indonesia.
Namun demikian, sesuai aturan, sarang burung walet yang diekspor Indonesia ke Tiongkok harus memenuhi persyaratan yang termuat dalam Protocol of Inspection, Quarantine and Hygine Requirements for the Importation of Bird Nest Products from Indonesia to China” (Protokol Sarang Walet) yang ditandatangani kedua negara pada tahun 2012. Untuk ini, instansi dan otoritas terkait di Indonesia harus dapat memastikan bahwa sarang burung walet yang diekspor ke RRT memenuhi setiap persyaratan sesuai Protokol dimaksud agar ekspor produk ini ke RRT dapat berjalan dengan lancar dan tanpa menemui hambatan.
Keberhasilan pembukaan kembali pasar Tiongkok untuk sarang walet Indonesia tidak lepas dari kerjasama dan upaya aktif kedua pihak, khususnya Badan Karantina Indonesia dan Badan Karantina Tiongkok dengan difasilitasi oleh KBRI Beijing. Secara berkesinambungan kedua pihak menyelesaikan dan merundingkan pemenuhan persyaratan yang ditetapkan untuk mewujudkan ekspor sarang walet Indonesia ke Tiongkok.

Leave a Reply

Your email address will not be published.