Pada hari Minggu, 07 Mei 2023 Mahasiswa Program Studi Sastra Cina Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya mengikuti Kompetisi “Chinese Bridge” ke-22 Tingkat Jawa Timur yang diadakan oleh Lembaga Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa Jawa Timur, Confucius Institute Universitas Negeri Malang dan Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang.

Pada tahun ini, kompetisi “Chinese Bridge Ke-22” mengusung tema yang berjudul “天下一家” atau Satu Dunia Satu Keluarga. Kompetisi ini diselenggarakan sebagai ajang perlombaan kemampuan berbahasa mandarin tingkat universitas di wilayah Jawa Timur. Acara kompetisi ini diselenggarakan secara offline di Gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang.

Kompetisi “Chinese Bridge” ini diikuti oleh mahasiswa dari 6 Universitas di Jawa Timur yang memiliki Program Studi Bahasa Mandarin, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Program Studi Sastra Cina Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya mengirimkan 4 mahasiswa sebagai delegasi lomba. Kompetisi ini dimulai dari pukul 09.30 sampai pukul 16.20. Kompetisi ini berjalan lancar dan sangat meriah. Acara dibuka dengan persembahan tari Gambyong dan tari Tiongkok oleh perwakilan mahasiswa Universitas Negeri Malang, yang kemudian disusul dengan sambutan dari Direktur Pusat Bahasa Mandarin Pihak Tiongkok. Untuk kompetisinya sendiri terdapat 2 hal yang diuji yaitu kemampuan berbahasa mandarin berupa pidato singkat berdurasi 90 detik beserta tes lisan, dan penampilan bakat budaya Tiongkok yang juga berdurasi 90 detik. Setelah semua peserta menampilkan penampilan terbaik mereka, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan hiburan sembari menunggu perhitungan skor dan pengumuman pemenang.

Mahasiswa Program Studi Sastra Cina Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya mendapatkan penghargaan dalam kompetisi ini. Sebanyak 2 orang mahasiswa yaitu Dinda Ayu Anggraeni (2020) meraih Juara 3 dan Anegellen Hamemayu Y(2020) memenangkan Penampilan Bakat Terbaik. Pencapaian yang membanggakan ini tentu saja tidak lepas dari latihan dan kerja keras para peserta serta dukungan dari Dekan,  Wakil Dekan dan para Laoshimen Program Studi Sastra Cina FIB UB khususnya yaitu Firda Laoshi, Ressi Laoshi, Shanti Laoshi dan Lu Taize laoshi yang selalu mendampingi dan membimbing para delegasi lomba. Semoga prestasi yang diperoleh teman-teman mahasiswa Program Studi Sastra Cina FIB UB ini dapat membangkitkan semangat sekaligus menjadi motivasi para Mahasiswa Program Studi Sastra Cina FIB UB agar kedepannya memperoleh lebih banyak lagi prestasi yang membanggakan.

Camar Aulia Prasetya
Sastra Cina Angkatan 2021